Prestashop vs WooCommerce: Perbandingan Dua Jagoan Platform Toko Online

  • Share
woocommerce vs prestashop

Era digital membuat eksistensi bisnis online di Indonesia meningkat pesat dari tahun ke tahun. 

Bahkan laporan dari Merchant Machine, sebuah lembaga riset asal Inggris, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi peringkat pertama pertumbuhan ecommerce di dunia!

Kebayang seberapa besar pangsa pasar bisnis online di Indonesia?

Jika Anda tergiur dengan besarnya potensi tersebut, maka sudah saatnya bisnis Anda go online. Langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah membuat toko online. 

Tapi sebelum itu, Anda perlu mengetahui platform ecommerce untuk membangun toko online Anda secara lebih profesional.

Kali ini, kami akan menghadirkan perbandingan lengkap antara dua jagoan platform ecommerce, yaitu Prestashop dan WooCommerce.

Mari kita lanjut ke pembahasannya….

Kenalan dengan Platform Toko Online: Prestashop dan WooCommerce

Platform ecommerce adalah teknologi berupa software yang dapat membantu Anda untuk mengembangkan toko online. 

Di dalamnya, sudah terdapat fitur-fitur penting bagi bisnis online. Misalnya, fitur pencarian produk, keranjang belanja, sistem pembayaran, dll. 

Baik Prestashop maupun WooCommerce, memiliki fitur untuk membangun dan mengelola toko online meski tanpa keahlian coding. Selain itu keduanya bersifat open source, jadi sama-sama gratis digunakan.

Tujuan dan sifatnyanya memang sama, tapi tetap saja ada perbedaan diantara keduanya. Yuk, kita kenalan dengan keduanya terlebih dahulu.

Sekilas Tentang Prestashop

Prestashop adalah salah satu software platform toko online gratis yang telah digunakan oleh 300.000 pengguna, dengan komunitas mencapai 1 juta orang.

Banyak perusahaan besar berskala global yang mempercayakan website toko onlinenya pada Prestashop. Seperti CarrefourMcDonald’s Store, dan masih banyak lagi.

apa itu prestashop

Tidak perlu khawatir jika Anda masih pemula di dunia bisnis online. Karena tampilan dashboard Prestashop mudah dipahami, akan dibahas di artikel ini. 

Selain itu, komunitas yang kuat dengan member yang banyak akan membantu Anda menemukan jawaban lebih mudah jika terdapat kendala.

Sekilas Tentang WooCommerce

WooCommerce adalah software open-source toko online yang dibangun di WordPress. Karena gratis, WooCommerce memberi kesempatan pada siapapun untuk berbisnis online. 

apa itu woocommerce

Platform ini menjadi andalan bagi para pengguna WordPress. Karena pemasangan dan pengelolaan yang mudah. 

Mungkin karena itu, popularitas WooCommerce pada April 2020 menempati juara pertama dibandingkan platform toko online lainnya. 

jumlah pengguna platform toko online

Bahkan per Oktober 2020, terdapat lebih dari 5 juta toko online aktif menjalankan bisnis onlinenya dengan WooCommerce

Bedah Fitur Prestashop vs WooCommerce

Akhirnya kita sudah masuk ke inti pembahasan, nih. 

Kami akan membandingkan secara objektif untuk Anda, perbedaan antara dua platform yang saling bersaing berat ini. Detail yang akan dibahas meliputi:

  1. Fitur
  2. Kemudahan Pengguna
  3. Kustomisasi Toko Online
  4. Tema
  5. Opsi Pembayaran
  6. Keamanan
  7. Customer Support
  8. SEO
  9. Biaya

Wow, lengkap sekali ya! Untuk dapat melihat rangkuman singkatnya, Anda bisa langsung scroll ke bagian paling bawah. 

Namun, agar Anda dapat menentukan pilihan yang terbaik, kami rekomendasikan membaca ulasan Prestashop vs WooCommerce berikut!

1. Fitur

Bagi platform toko online, fitur merupakan senjata utama untuk menarik perhatian pengguna. Dan kedua platform ini sudah memiliki fitur-fitur yang sangat fungsional bagi toko online. 

Keduanya memiliki persamaan fitur krusial seperti, keranjang belanja, pengaturan harga promo, katalog produk, analisis dan laporan penjualan, newsletter atau email otomatis, pengaturan SEO.

Sedangkan fitur yang harus menggunakan Add-on di masing-masing platform adalah:

  • Payment Gateway – Untuk platform pembayaran yang digunakan di Indonesia. Misalnya, MidtransNicePayXendit, dll.
  • Wishlist – Fitur agar konsumen dapat menandai produk yang disukai.
  • Opsi shipping – Agar dapat terintegrasi otomatis dengan jasa pengiriman di Indonesia.

Namun di antara semua kesamaan tersebut, tetap ada perbedaan. Apa saja? Anda akan mendapatkan jawabannya pada penjelasan berikut.

Fitur Prestashop

Fitur unggulan dari Prestashop adalah tampilan dashboard yang ramah pengguna, bersih, dan ringkas. Jika login ke dashboard Prestashop, seperti gambar inilah Anda akan disambut.

prestashop vs woocommerce: fitur platform toko online prestashop

Anda akan menemukan beberapa fitur yang yang tidak Anda temui di WooCommerce, yaitu:

  • Localization – Berfungsi untuk pengaturan lokasi, zona waktu, dan bahasa. Hal ini sangat berpengaruh pada proses shipping, payment gateway, dan pajak.
  • Diagram Forecast – Menampilkan traffic, conversion, nilai rata-rata cart, dan penjualan.
  • Administration – Fitur untuk mengatur hak akses, profil, karyawan dan menu website.

Secara keseluruhan, fitur yang diberikan Prestashop terbilang lengkap. Selain itu, di tiap menunya terdapat contoh sehingga pemula dapat membaca data dengan mudah.

Fitur WooCommerce

Untuk dapat melihat fitur-fitur dari WooCommerce, Anda dapat login ke dashboard WordPress

prestashop vs woocommerce: fitur platform toko online woocommerce

Sedangkan, fitur WooCommerce yang tidak dapat Anda rasakan saat menggunakan Prestashop adalah:

  • Mobile App – Anda dapat memantau toko online dengan ponsel.
  • Product Rating and Review – Pelanggan dapat memberikan review dan rating produk Anda.
  • Facebook for WooCommerce– Menghubungkan toko online ke Facebook Shops.
  • Marketplace Builder – Mengembangkan toko online.
  • Integrasi API– Integrasi antara toko online Anda dengan layanan lainnya. 
  • Email Notifikasi untuk Admin – Anda akan mendapatkan email jika terdapat pesanan baru, pesanan yang dibatalkan, ataupun pesanan yang gagal.
  • Email Notifikasi untuk Pelanggan – Konsumen Anda akan mendapatkan email otomatis jika pesanannya ditunda, sedang dalam proses, order sudah selesai, proses refund order, invoice order, catatan pembelian, reset password, dan pembuatan akun baru.

Jika ditelaah lebih dalam, fitur yang dihadirkan oleh WooCommerce terlihat lebih lengkap dan mendetail untuk skala toko online terutama untuk kebutuhan marketing dan promosi. 

2. Kemudahan Pengguna

Banyak pebisnis yang go online bermula dari bisnis offline. Ini karena bisnis online memang sangat menjanjikan. 

Namun, tidak sedikit pemilik bisnis online yang mungkin masih awam teknologi. Maka, seberapa mudah platform bisa digunakan pengguna menjadi hal yang krusial. 

Lalu, bagaimana perbandingan kemudahan pengguna yang ditawarkan Prestashop maupun WooCommerce?

Kemudahan Pengguna Prestashop

Jika Anda ingin merasakan sensasi mudahnya mengupload produk toko online, coba dulu Prestashop. Seperti tampilan di bawah, Anda dapat mengupload produk secara cepat dan praktis pada menu Catalog.

menggunakan prestashop dengan praktis dan mudah

Saat mengunggah produk baru, fitur yang disediakan Prestashop akan sangat membantu. Karena Anda dapat mengatur banyak hal, seperti SEO, pengaturan pengiriman, harga grosir atau bahkan perhitungan pajak.

Dengan tampilan yang bersih dan tersusun, akan memudahkan pengguna untuk melakukan setting secara menyeluruh.

Hal ini juga berlaku bagi pengaturan dalam hal lain, misalnya pengaturan harga, promo, pajak, pengiriman, dll.

Kekurangannya, bagi para pemula kemungkinan akan sulit mengartikan opsi-opsi karena tidak adanya keterangan singkat di setiap opsi. 

Namun untungnya, hal ini bisa diakali dengan preview online. Jadi setiap melakukan pengaturan, Anda bisa melihat perubahannya secara langsung.

Kemudahan Pengguna WooCommerce

Sedangkan untuk penggunaan WooCommerce, tidak diperlukan usaha khusus. Anda dapat login ke dashboard WordPress seperti biasa, lalu masuk ke plugin WooCommerce yang sudah terpasang.

Caranya pun sangat mudah, pada tab Product, Anda hanya perlu mengklik Add New. Tada!

cara setting woocommerce mudah

Setiap kali Anda mengunggah produk baru, Anda dapat sekaligus men-setting produk tersebut, dengan opsi:

  • General – Memungkinkan Anda mencantumkan harga asli dan diskon jika ada. Saat checkout, harga akan terkalkulasi secara otomatis.
  • Inventory – Anda dapat menginput berapa stok produk yang tersedia atau bahkan jika produk sedang out of stock.
  • Shipping – Anda dapat mengisi berat dan dimensi produk, serta memilih opsi pengiriman.
  • Linked Product – Cara ini memungkinkan Anda merekomendasikan produk lainnya kepada konsumen secara mudah dan menarik konsumen untuk ke halaman produk lainnya juga. Tujuannya, konsumen dapat melihat preview produk dengan kualitas lebih bagus (Upsells) dan preview produk serupa dengan yang ada di cart konsumen.

Secara tampilan, platform sangat mirip dengan tampilan editor WordPress dan setiap opsi dibuat sangat intuitif. 

Sehingga, Anda tidak perlu menyesuaikan diri dengan dua tampilan yang berbeda antara WordPress dan WooCommerce. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna baru.

Opsi untuk kemudahan pelanggan pun terbilang lengkap dengan beberapa opsi tambahan agar katalog produk Anda lebih maksimal. Contohnya, Anda dapat mengatur harga awal dan harga diskon, serta pajaknya. 

Selain itu, terdapat juga pengaturan untuk pengiriman, opsi attributes untuk pengaturan tambahan, dan advance yang dapat digunakan jika ada pengaturan khusus.

3. Kustomisasi Toko Online

Saat membangun toko online, pastinya Anda menginginkan website yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis Anda. Baik dalam segi tampilan, fitur, navigasi, bahkan transaksi. 

Itu mengapa faktor kustomisasi sangat penting untuk toko online Anda. Lalu, bagaimana perbedaan kustomisasi antara Prestashop dan WooCommerce? Mari kita bandingkan.

Kustomisasi Toko Online Prestashop

Bagaimana jika fitur default dari Prestashop dirasa belum cukup? 

Maka solusinya adalah menggunakan module, layanan pihak ketiga yang dapat membantu mengkustomisasi toko online Anda sesuai kebutuhan. 

Misalnya, Anda ingin ada fitur pencarian, filter produk, fitur flash sale, atau cross-selling, dan masih banyak lainnya.

prestashop vs woocommerce: kustomisasi toko online di prestashop

Terdapat ribuan module yang tersedia. Anda dapat mencari module Prestashop dengan cepat dan praktis lewat filter pada tab di kiri layar. 

pencarian module prestashop

Atau dengan cara masuk ke menu Modules & Services di dashboard. Gunakan fitur pencarian dan filter kategori agar lebih mudah. 

Ketika sudah menemukan module yang Anda cari, Anda akan dibawa otomatis ke halaman cart pembelian. Mudah kan!

Cara instalasi modulenya pun sangat mudah. Saat sudah membeli module, Anda dapat mendownload file .zip module dan menguploadnya ke menu Module & Services.

cara upload module prestahop mudah

Dibandingkan WooCommerce, module Prestashop baru digunakan sekitar 100 hingga 900-an kali saja. Masih sangat jarang ditemukan module dengan pengguna mencapai ribuan. 

Harap dicatat, kebanyakan module di Prestashop memang berbayar. Tapi ada harga ada rupa, bukan?

Kustomisasi Toko Online WooCommerce

Platform yang berbasis di WordPress ini memberikan Anda akses ke ribuan plugin milik WordPress. Tidak tanggung-tanggung, WordPress menyediakan lebih dari 50.000 plugin!

plugin wordpress

Jika dibandingkan dengan Prestashop, nampaknya WooCommerce lebih unggul karena selain pilihan plugin yang lebih banyak, plugin yang tersedia pun gratis diinstal. 

Yang lebih penting, tiap plugins dari WordPress sudah memiliki puluhan ribu instalasi, jadi Anda tidak perlu khawatir mengenai performa tiap plugin.

Bahkan, WooCommerce juga merekomendasikan plugins yang berguna sesuai kebutuhan toko online. 

Misalnya seperti di bawah ini. WooCommerce memberi informasi bahwa plugin Google Ads dan Facebook for WooCommerce sangat penting untuk meningkatkan pemesanan toko online Anda. 

prestashop vs woocommerce: rekomendasi otomatis plugin dari woocommerce

Dari puluhan ribu plugin yang ada, Anda tidak perlu bingung plugin mana yang harus Anda pasang. Kami telah merekomendasikan 10+ Plugin WooCommerce Terbaik untuk Toko Online Anda. 

Meski dapat menggunakan versi gratis, untuk mendapatkan performa yang lebih optimal, Anda dapat mengupgrade ke layanan Pro yang berbayar. Semua tergantung kebutuhan Anda!

 

4. Tema

Tampilan toko online Anda adalah hal yang pertama kali dilihat oleh konsumen. Maka, tema berperan penting dalam pembuatan toko online. 

Tapi template bukan hanya sekedar urusan tampilan, ia juga berpengaruh ke kenyamanan pengunjung ketika mengeksplorasi toko online Anda.

Menggunakan tema, Anda dapat mengemas fitur, layanan, dan produk dengan apik dan rapi.

Tema Prestashop

Di Prestashop, Anda dapat menyebut tema sebagai template. Terdapat 2.350 template yang dapat Anda pilih. 

Prestashop membantu Anda memilih template dengan filter lengkap di kiri layar seperti di bawah ini. Anda dapat mencari secara spesifik mulai dari kategori bisnis, bahasa template, review, style, dan lainnya.

Bahkan Anda dapat mencari sesuai fungsi yang diinginkan. Misalnya, template dengan parallax scrolling, teroptimasi SEO, adanya mega menu, dll.

prestashop vs woocommerce: template prestashop

Pilihan template dari Prestashop dilengkapi dengan preview tampilan mobile. Maka meski berbayar, template tersebut sudah dipastikan memiliki tampilan responsif. 

Dari ribuan template yang ada, beda harga beda pula daftar fitur yang ditawarkan. Template Prestashop dibanderol mulai dari USD 60 hingga yang termahal USD 540.

Worth it?

Mari ambil contoh salah satu template dengan rating terbaik di kisaran harga USD 80.

Dengan budget segitu, Anda sudah bisa mendapatkan fitur “wow”, seperti multiple homepage, 30+ widgets, berbagai tipe layout, serta fitur page builder. 

Tema WooCommerce

WordPress memiliki lebih dari 7 ribu tema dan terdapat 1.107 tema yang kompatibel dengan WooCommerce

 

prestashop vs woocommerce: tema woocommerce di wordpress

Terdapat beberapa tema WordPress yang memiliki 50.000 lebih instalasi. Anda dapat melihat detail informatif berisi deskripsi, keunggulan, jumlah instalasi aktif, rating, bahkan statistik unduhan per hari. 

Dengan begitu, Anda dapat menimbang mana tema terbaik yang paling cocok untuk toko online Anda.

tema woocommerce

Meski tema dapat didownload secara gratis, namun masih dalam versi yang fiturnya sangat terbatas untuk sekelas toko online.

Jika ingin memiliki fitur-fitur premium dan fungsi yang lebih optimal, Anda dapat upgrade ke versi Pro.

5. Opsi Pembayaran

Kedua platform toko online ini menyediakan opsi pembayaran untuk memudahkan proses transaksi pelanggan Anda. 

Namun, memang terdapat perbedaan pada proses pengaturannya. Berikut akan kami ulas bagaimana opsi pembayaran keduanya dan apakah mendukung payment gateway di Indonesia.

Opsi Pembayaran Prestashop

Metode pembayaran default yang disediakan oleh Prestashop ada dua, yaitu melalui Bank Transfer dan Payments by Check. 

Dengan begitu, selain dapat menerima pembayaran melalui transfer antarbank lokal, Anda dapat menerima dan mengkonfirmasi pembayaran dengan cara cek manual.

opsi payment prestashop

Namun, jika menurut kedua Anda cara tersebut masih belum lengkap, Anda dapat menambahkan metode pembayaran yang lain dengan module. 

Tersedia beberapa module payment gateway yang berlaku di Indonesia yaitu, Midtrans, NicePay, dan Xfers. Harga yang dipatok rata-rata USD 50 tiap module. Hm, harga yang sepadan dengan fungsinya.

Selain itu, ada juga module shipping atau pengiriman JNE dan TIKI yang sudah sangat familiar.

payment gateway indonesia di prestashop

Opsi Pembayaran WooCommerce

Metode pembayaran utama yang ada di WooCommerce adalah PayPal dan Stripe. 

Untuk menambahkan metode pembayarannya, Anda dapat menyetel pengaturannya di tab WooCommerce pada bagian Setting > Payments kapanpun Anda mau. 

opsi pembayaran default dari woocommerce

Seperti tampilan di atas, terdapat beberapa metode pembayaran yang dapat dijalankan demi kenyamanan konsumen. Misalnya, transfer bank, pengecekan manual, cash on delivery, dan PayPal.

Agar lebih memudahkan konsumen dengan memberi opsi pembayaran yang lebih bervariasi, Anda dapat menambah plugin

Di WordPress sendiri sudah tersedia beberapa payment gateway yang dapat digunakan di Indonesia, seperti Midtrans, iPaymu, Xendit, dan NicePay.

6. Keamanan

Ingatlah selalu bahwa toko online yang Anda bangun berada di internet. 

Itu artinya selalu ada kemungkinan untuk toko online Anda diretas kapanpun, dimanapun, dan oleh siapapun. Terlebih lagi toko online memiliki  banyak data sensitif yang bisa jadi sasaran empuk hacker.

Tapi jangan takut, Anda dapat memastikan keamanan toko online terjaga di kedua platform ini. Karena masing-masing memiliki tingkat resiko dan keunggulannya masing-masing.

Keamanan Prestashop

Karena Prestashop berdiri secara self-hosted, maka yang harus dilakukan untuk menjamin keamanan toko online adalah memilih layanan hosting yang tepat sebagai perlindungan pertama bagi website Anda. 

Selain itu, Prestashop menyediakan module keamanan untuk berbagai kebutuhan.

Misalnya, keamanan proses registrasi dan order produk oleh konsumen, proses checkout, pembayaran, password dan lain-lain.  

Biasanya module-module tersebut berbayar, karena digunakan untuk melindungi sisi vital dari website Anda. Dan kebanyakan module yang tersedia memiliki rating di atas bintang empat alias review yang terjamin!

module tambahan untuk keamanan prestashop

Keamanan WooCommerce

Untuk segi keamanan, nampaknya platform ini memerlukan sedikit perhatian lebih. Ketenaran yang dimiliki WordPress menjadikannya sasaran empuk dari kejahatan internet. 

Karena WooCommerce berdiri di dalam WordPress, sudah pasti akan menimbulkan kekhawatiran, bukan? 

Sebagai layer pertama keamanan toko online Anda, tentunya WooCommerce membutuhkan hosting yang tepat.

Tenang, pada dasarnya keamanan WordPress sudah mumpuni. Ditambah jika Anda menggunakan two two-factor authentication dan beberapa cara lainnya. 

Selain itu, menambah plugin juga ampuh meningkatkan keamanan di toko online Anda. Salah satu yang paling direkomendasikan oleh WooCommerce adalah Jetpack. 

Misalnya, untuk sistem autentikasi pelanggan, melindungi data-data vital, mencegah spam, bahkan memberikan statistik penjualan Anda secara lengkap.

Bukan hanya Jetpack, Anda juga bisa menambah proteksi dengan plugin yang lain. Dan jangan lupa untuk selalu mengupdate versi WordPress, tema, dan plugin, ya!

 

plugin keamanan woocommerce

7. Customer Support

Kedua platform ini menyediakan layanan support pelanggan. Karena tidak jarang, pebisnis yang go online masih belum begitu familiar dengan dunia teknologi.

Untuk lebih membantu Anda dalam memilih, akan kami jelaskan layanan customer support yang diberikan oleh masing-masing platform.

Customer Support Prestashop

Prestashop dilengkapi dengan sejumlah forum di situs resminya. Biasanya, forum tersebut dibedakan berdasarkan negara untuk tujuan kemudahan bahasa. 

Untuk forum dalam bahasa Indonesia sendiri, isinya sudah  lebih dari 10.000 orang. 

prestashop vs woocommerce: forum support resmi dari prestashop

Forum ini juga membangun komunitas pengguna Prestashop dengan 1 juta lebih anggota, yang sudah membahas lebih dari 500 ribu topik. 

Banyaknya member menjadikan forum ini aktif saling menjawab tiap topik atau pertanyaan. Waktu respon pun terhitung cepat. 

Customer Support WooCommerce

Sebenarnya, WooCommerce sudah menyediakan berbagai dokumentasi yang berisi tutorial lengkap dan dapat Anda download secara gratis.

Selain itu, terdapat FAQ (Frequently Asked Question) atau pertanyaan yang sering muncul. Namun, jika Anda memiliki pertanyaan atau kendala di luar FAQ, Anda juga dapat menanyakannya pada laman resmi WooCommerce.

prestashop vs woocommerce: bantuan faq woocommerce

Lebih hebatnya lagi, platform ini berani menyediakan garansi uang kembali.

Hal ini berlaku jika dalam 30 hari pertama pemakaian, Anda mendapatkan kendala tanpa solusi dan merasa WooCommerce tidak cocok untuk toko online Anda. 

Karena WooCommerce berdiri dengan WordPress sebagai pijakannya, maka Anda juga dapat memanfaatkan forum WordPress

Forum tersebut biasanya mendiskusikan berbagai hal atau masalah yang dialami pengguna. Baik dari segi layanan WordPress, WooCommerce, dan plugin lainnya yang mungkin Anda gunakan.

Tidak sedikit masalah yang terselesaikan karena saran dari ribuan pengguna WordPress di seluruh dunia!

8. SEO

Hal yang tidak kalah penting bagi performa toko online SEO atau Search Engine Optimization. Dengan SEO, toko online Anda dapat muncul di halaman pertama Google. 

Mengapa harus begitu?

Logikanya, jika toko online Anda berada di peringkat pertama Google, tentu toko online Anda akan semakin terlihat. Kalau sudah begitu, bisnis Anda akan lebih terpercaya dan penjualan pun meningkat.

SEO Prestashop

Sebenarnya Prestashop cukup mendukung dalam pengoptimalan SEO. Terbukti dengan adanya opsi khusus SEO dan Anda dapat mengatur judul halaman, meta deskripsi, keyword, dan URL. 

prestashop vs woocommerce: optimasi SEO default di prestashop

Namun, variabel bawaan di atas belum cukup lengkap untuk membantu performa SEO. Seperti belum adanya opsi penggunaan long tail keyword, SEO ALT images, dan lain-lain. 

Untuk menyiasatinya, Anda dapat menggunakan module. Berbayar memang, tetapi cukup untuk membantu meningkatkan kualitas SEO toko online Anda. 

module SEO untuk prestashop

SEO WooCommerce

Lagi-lagi karena WooCommerce berbasis WordPress, maka Anda dapat menggunakan ratusan plugin optimasi SEO secara gratis. Hal itu adalah keunggulan yang sangat menguntungkan bagi pengguna WooCommerce

prestashop vs woocommerce: plugin SEO untuk woocommerce

Seperti contoh, Anda dapat menggunakan plugin Yoast SEO yang sudah digunakan lebih dari 5 juta pengguna. Plugin ini berisi variabel SEO lebih lengkap dan praktis.

SEO pun juga bisa dioptimasi dengan memasang tema WordPress yang SEO Friendly agar lebih maksimal. Karena WooCommerce sepaket dengan WordPress, maka pengaturan SEO jauh lebih praktis, detail dan bervariasi. 

9. Biaya

Jangan khawatir, biaya untuk membuat toko online tidak sebesar membangun bisnis offline, kok. Anda dapat menghemat segala biaya, mulai dari pembuatan, keamanan, bahkan operasional website

Karena berbasis website, hal pertama yang dibutuhkan adalah hosting sebagai rumah data website Anda. Pastikan memilih layanan hosting yang terpercaya dan memiliki kredibilitas yang kuat. 

Biaya Prestashop

Awalnya, software Prestashop harus diunduh secara manual. Meski gratis, sayangnya tidak cukup mudah dipasang dan digunakan. Diperlukan skill khusus coding agar Prestashop dapat siap dengan optimal. 

Karena kali ini kita menggunakan layanan hosting, maka Anda tidak perlu repot menginstal manual. Anda dapat memasang Prestashop melalui cpanel di member area. 

Nah, berikut rincian biaya yang harus Anda siapkan jika ingin menggunakan platform ini:

Kebutuhan Estimasi Biaya
Paket hosting bisnis sekitar Rp85.724/bulan, dibayar per tahun. Rp1.028.688
Domain, gratis tanpa biaya. Rp0
Template, bervariasi sekitar USD60 hingga USD350. Rp1.376.519 atau €79,99
Module Payment Gateway Midtrans Rp860.577 atau €49,99
Module Shipping JNE Rp860.577 atau €49,99
Module SEO Optimizer Rp1.376.519 atau €79,99
Module Page Builder Elementor Rp1.376.519 atau €79,99
Total Estimasi Prestashop Rp6.879.419

Harap dicatat bahwa harga tersebut hanyalah estimasi, bisa lebih murah atau mahal tergantung kebutuhan toko online Anda. 

Biaya WooCommerce

Anda dapat memasang plugin WooCommerce di WordPress dengan gratis, tis, tis! Anda hanya akan mengeluarkan uang untuk lainnya seperti simulasi di bawah ini:

Kebutuhan Estimasi Biaya
Paket hosting bisnis sekitar Rp85.724/bulan, dibayar per tahun. Rp1.028.688
Domain, gratis tanpa biaya. Rp0
Template, contoh estimasi : GeneratePress Premium  Rp612.524 atau USD44
Plugin Payment Gateway Midtrans (Gratis) Rp0 
Plugin Shipping JNE (Exclusive Version) Rp300.000
Plugin Yoast SEO Pro Rp1.238.969 atau USD89
Plugin Page Builder (Opsional) Rp682.129 atau USD49
Total Estimasi WooCommerce Rp3.862.310

Yang gratis di dunia ini hanyalah kasih sayang ibu, membuat toko online tentu tidak hehehe. Namun, sampai disini Anda dapat membandingkan, mana harga yang lebih sepadan dengan fitur-fitur tiap platform.

Perbandingan Prestashop vs WooCommerce

Setelah membahas secara menyeluruh mengenai Prestashop dan WooCommerce. Maka saatnya kita bandingkan keduanya. Kira-kira mana ya yang lebih menguntungkan? 

Perbandingan Prestashop WooCommerce
Fitur Fitur setting toko online lengkap dan memberikan diagram forecast sebagai laporan statistik. Fitur lengkap, mendetail, dan mendukung proses marketing.
Kemudahan Pengguna Pengaturan lengkap dan tersusun, sehingga memudahkan setting secara menyeluruh. Sangat cocok bagi pemula karena fitur yang simpel, mudah digunakan, dan tersedia aplikasi mobile WooCommerce.
Kostumisasi Toko Online Penambahan module praktis dan cepat, tapi didominasi add-on berbayar. Hampir semua opsi setting dapat ditingkatkan dengan plugin
Tema Semuanya berbayar tapi memberikan fitur dan preview lengkap. Variatif tapi tidak semua tema kompatibel dengan WooCommerce.
Opsi Pembayaran Mendukung payment gateway lokal yaitu, Midtrans, NicePay, dan Xfers.  Mendukung payment gateway lokal seperti, Midtrans, iPaymu, Xendit, dan NicePay.
Keamanan Keamanan dua lapis : hosting + module di setiap opsi. Keamanan tiga lapis: hosting + WordPress + plugin.
Customer Support Forum beranggotakan >1 juta member), dilengkapi dengan dokumentasi lengkap. Support ticket di laman resmi, forum bantuan di WordPress, forum resmi WooCommerce, dokumentasi lengkap.
SEO Ada fitur bawaan tapi tetap membutuhkan module. Praktis dan detail karena jadi satu dengan WordPress optimasi dapat  lebih maksimal dengan tambahan plugin SEO.
Biaya Estimasi biaya Rp6.879.419, gratis hanya untuk module tertentu. Estimasi biaya Rp3.862.310, banyak plugin dan tema gratis dari WordPress.

Mana Platform Pilihanmu?

Untuk membuat toko online, Anda perlu mempertimbangkan pemilihan platform dengan sangat hati-hati. 

Jika Anda pemula dalam dunia digital, maka WooCommerce bisa menjadi pilihan yang tepat.

Selain lebih terjangkau, platform ini juga berada di dalam WordPress. Sehingga pengelolaannya pun tidak terlalu sulit dan sangat cocok bagi website berskala kecil hingga menengah.

Namun, jika memiliki budget lebih dan menginginkan tampilan website yang ekslusif, Anda dapat memilih Prestashop.

Platform ini sangat cocok bagi Anda yang ingin membangun website toko online dengan skala menengah atau besar. 

Baik Prestashop maupun WooCommerce, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Tapi tenang saja, keduanya sangat mumpuni untuk memenuhi kebutuhan toko online Anda.

Apapun pilihan Anda, keduanya tetap membutuhkan hosting dengan server yang keamanannya terjaga dan kecepatan yang stabil. 

Terlebih lagi bagi sekelas website toko online, diperlukan kemudahan pengelolaan, akses yang cepat dan selalu online.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments