Yuk Cegah Diri Dari Kecanduan Media Sosial

  • Share
Kecanduan Media Sosial

Mengakses media sosial (medsos) telah menjadi kebutuhan sehari-hari. Namun sejumlah penelitian telah mengungkap kalau terlalu banyak mengakses medsos berefek negatif, baik fisik, psikologis, dan sosial
Para ahli pun menyarankan untuk melakukan detox medsos, khususnya mereka yang sudah ketergantungan. Sehingga kesehatan fisik maupun mental dapat lebih terjaga.

Sejauh ini memang belum ada kesepakatan berapa lama waktu yang efektif atau ideal untuk detox medsos. Ada yang memilih seminggu, setahun, malah beberapa orang memutuskan untuk beristirahat dari medsos secara permanen.
Berikut tips dari Kaspersky untuk membantu kamu melakukan detox medsos

1. Minimalisir Paparan Konten Feed

Berhenti mengikuti (unfollow) siapa pun yang yang tidak ingin kamu inginkan. Jika merasa tidak mendapatkan manfaat apa pun dari konten tersebut, kamu tidak perlu melihatnya pada feed media sosial.

Jika kamu enggan untuk berhenti mengikuti atau berhenti berlangganan, cobalah untuk menerapkan fitur mute. Teman-teman kamu tidak akan mengetahui bahwa kamu telah membisukan mereka.

2. Sentralisasi komunikasi

Jejaring sosial lebih dari sekadar feeds; mereka juga menjadi tempat untuk tetap berhubungan dengan teman, kerabat, dan kolega. Tetapi jika kamu berkomunikasi dengan orang-orang di hampir setengah lusin platform, kamu mungkin membuang banyak waktu untuk memeriksa setiap pesan yang masuk.

Coba terapkan pola komunikasi sentral dengan kolega. Beritahu ke mana mereka harus menghubungi kamu dan pusatkan hanya pada satu atau dua platform.

Dengan begitu kamu akan dapat memeriksa platform lainnya lebih jarang tanpa takut kehilangan pesan penting.

3. Bersihkan layar

Pernahkah kamu membuka ponsel cerdas hanya untuk memeriksa cuaca, dan kemudian melihat ikon Facebook, membukanya sebentar, dan akhirnya menghabiskan dua jam dalam platform tersebut?

Untuk menghindarinya, coba pindahkan ikon media sosial agar tidak terlihat. Misalnya, sembunyikan dalam folder atau meletakkannya ke halaman ketiga atau keempat aplikasi agar lebih tidak terlihat dan tidak terpikirkan.

4. Menata notifikasi

Tidak peduli seberapa kamu menghindari feeds dan bahkan menjaga ikon media sosial agar tidak terlihat, namun di saat sebuah notifikasi muncul, kamu dapat dengan mudah, tanpa berpikir mengklik pemberitahuan tersebut dan kembali lagi ke dalamnya.

Untuk membantu berkonsentrasi pada apa yang penting, coba non-aktifkan notifikasi yang tidak perlu.

5. Konfigurasi durasi layar atau kesehatan digital

Mungkin kamu akan tidak sadar seberapa banyak waktu yang dihabiskan di jejaring sosial dan aplikasi perpesanan. Kabar baiknya, sudah banyak aplikasi yang dapat membantu mengontrol kebiasaan digital pengguna dan tidak perlu diunduh.

Kamu dapat membuka pengaturan ponsel cerdas dan aktifkan Durasi Layar ( Secreen time) di iOS atau Kesehatan Digital (Digital wellbeing) di Android. Letakkan widget di tempat yang selalu dilihat.

Dan jika melihat statistik saja tidak cukup, konfigurasikan aplikasi untuk memungkinkan kamu membuka jejaring sosial hanya pada waktu tertentu atau untuk waktu terbatas.

6. Istirahat sejenak

Setiap kali kamu memulai sesuatu yang baru, hal yang paling penting – dan tersulit – adalah membangun kebiasaan baru. Cobalah untuk menghindari aplikasi yang menghabiskan sebagian besar waktu dalam seminggu atau periode tertentu.

Ketika sudah mulai terbiasa, kamu dapat merencanakan melakukan perjalanan alam seperti mendaki gunung dan tidak memiliki koneksi internet
sama sekali. Lebih baik lagi, menjauhlah dari internet untuk sementara jika Anda bisa. Potong arus informasi sehingga Anda dapat mengatur ulang siklus kegiatan sehari hari dan tidak merasa ketinggalan.

7. Hapus aplikasi atau profil

Langkah ini adalah opsional; saran sebelumnya mungkin telah membantu kamu untuk mencapai kebebasan digital yang dicari, tetapi jika tidak, pertimbangkan untuk opsi terakhir yaitu menghapus aplikasi dari ponsel atau bahkan menghapus akun media sosial kamu.

Jangan khawatir – kamu tidak akan kehilangan pos, pesan, atau foto-foto dalam platfrom tersebut. Hampir setiap jejaring sosial kini memungkinkan menyimpan data bahkan jika kamu menonaktifkan profil.

8. Mengawasi dan menjaga diri sendiri dengan baik

Setelah membebaskan diri kamu dari paparan media sosial yang berlebihan, luangkan waktu sejenak untuk memberi selamat dan apresiasi kepada diri sendiri, seklaigus mengawasi diri kamu dengan baik.

Akan sangat mungkin ketika otak kamu berpikir untuk mencoba kembali ke kebiasaan lama. Jika dalam beberapa bulan kemudian, kamu membuka media sosial pada pukul 3 pagi dan ikut memposting perdebatan di kolom komentar profil orang asing, kamu dapat mengulangi kembali langkah-langkah sederhana di atas.

Kaspersky memahami kebutuhan relaksasi dari para pengguna yang mengalami kelelahan akibat paparan jejaring sosial dan dunia online. Kumpulkan lagi kekuatan mental kamu dengan mengunjung Cyber Spa dari Kaspersky di sini: https://cyberspa.kaspersky.com/en

Pada platform Cyber Spa Kaspersky, pengguna akan menemukan beberapa kegiatan relaksasi sebagai berikut:

Ketenangan tanpa akhir (satu set meditasi audiovisual)
Terapi suara (relaksasi audio dengan suara futuristik)
Fitness selfie (satu set latihan wajah yang bertujuan menghilangkan tanda-tanda stres dan
emosi negatif)
Bola stres digital (meditasi anti-stres taktil)

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments